Hujan lebat kembali mengguyur kota atlas Semarang, dan ada yang mengagetkan buat saya, yaitu jalan-jalan kota Semarang yang banyak digenangi air, oh bukan hanya sekedar genangan, namun ini adalah banjir!
Astaga, keadaan ini membuat saya miris, berada di tengah kota yang sedang
banjir seperti ini.
banjir seperti ini.
(Heavy rain again Semarang city atlas, and no surprises for me, the streets of Semarang city flooded a lot, oh not just a puddle of water, but this is a flood! Well, this situation makes me sad, in the middle of the city was flooding like this.)

Dengan berbekal camera di handphone, saya tetap berusaha mengambil gambar. Semakin kendaraan saya melaju ternyata banjir yang menghadang tambah tinggi dan airnya sangat keruh...ckckck..sudah bisa dibayangkan penyakit yang banyak datang nantinya.
Parah lagi di daerah Pasar Johar Semarang, keadaan ini membuat saya semakin prihatin, padahal tempat ini banyak sekali orang, lingkungan yang kumuh dan sampah-sampah yang berceceran menambah kesemrawutan Pasar Johar.
(Armed with a camera on the phone, I kept trying to take pictures. The more I drive a vehicle for a flood of high-added water is very turbid and ... .. ckckck can already imagine the many illnesses that come later. Worse in Johar Market area of Semarang, this situation makes me more concerned, but this is where many people, the slums and chaos spread Johar Market adds rubbish.)
(Armed with a camera on the phone, I kept trying to take pictures. The more I drive a vehicle for a flood of high-added water is very turbid and ... .. ckckck can already imagine the many illnesses that come later. Worse in Johar Market area of Semarang, this situation makes me more concerned, but this is where many people, the slums and chaos spread Johar Market adds rubbish.)

Kemacetan? wah, sudah tentu terjadi, banyak sekali kendaraan bermotor yang mogok, sudah bingung jadi tambah bingung...beginilah pemandangan tak terduga ketika kemogokkan semakin banyak terjadi...
(Congestion? wow, it was inevitable, many vehicles are on strike, has become more confused confused ... This is an unexpected sight when congestion occurs more and more ...)
Yang membuat saya sempat geli sendiri adalah, kadang di kota semarang ini (maaf ya, mungkin minoritas ) jarang sekali dinjumpai orang yang saling tolong-menolong atau garis besarnya adalah peduli, namun disaat banjir kali ini saya melihat banyak yang bahu-membahu untuk menolong orang lain...
(Which makes me amused myself have, sometimes in the city of Semarang (sorry, probably a minority) people who rarely dinjumpai mutual legal assistance or the lines in question, but when the floods this time I see a lot of shoulder to shoulder to help others ...)
Hal semacam ini tentunya menambah daftar PR (Pekerjaan Rumah) bagi para pemerintah, terutama petinggi-petinggi pemerintahan Kota Semarang.
Dan kita sebagai anggota masyarakat, "AYO DONG BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA" Jangan hanya menyalahkan kinerja Pemerintah saja :)
(This sort of thing would add to the list of homework (HW) for the government, particularly the high level of Semarang. And we as members of society, "AYO DONG Throw trash in its place" Do not just blame the Government's performance only:) )
So, bagaimana menurut anda?










